MASOHI – Sebanyak 613 siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Seram Masohi, Kabupaten Maluku Tengah mengikuti Ujian Nasional (UN) 2012 yang digelar secara serempak di Indonesia. Prosesi upacara dilakukan secara terbuka melalui upacara pencanangan pembukaan sampul soal UN secara simbolis oleh Kepala Kantor Kementerian Agama kabupaten Maluku Tengah yang diwakili oleh Kepala Tata Usaha Ahmd Ibnu Sou, S.Ag. M.MPd. Pelaksanaan pembukaan sampul tersebut dipusatkan di pelataran MAN SERAM Senin, 16 April.
Di hadapan ratusan siswa MAN Seram Masohi, Ahmad Ibnu Sou dalam sambutannya mengatakan pelaksanaan ujian ini merupakan bagian dari pencerdasan siswa, khusus pada siswa MAN Seram Masohi untuk mewujudkan cita-cita setiap peserta didik.
Dikatakan, ujian nasional merupakan salah satu upaya pemerintah dalam rangka memacu peningkatan mutu pendidikan. Ujian nasional selain berfungsi untuk mengukur dan menilai pencapaian kompetensi dan lulusan pada mata pelajaran tertentu, serta bahan pemetaan mutu pendidikan pada tingkat pendidikan dasar dan menengah, juga berfungsi bagi pihak-pihak terkait untuk bekerja lebih baik guna mencapai hasil ujian yang lebih baik lagi. Artinya, jelas Sou, ujian nasional dapat mendorong peningkatan mutu pendidikan dengan indikator utama peserta didik yang dihasilkan oleh jenjang pendidikan madrasah/sekolah harus berkompeten sesuai dengan harapan pemerintah dan masyarakat.
Sebagaimana data yang diperoleh dari kantor Kementerian Agama Kabupaten Maluku Tengah, jumlah peserta didik yang mengikuti Ujian Nasional (UN) tingkat Madrasah Aliyah se Kabupaten Maluku Tengah sebanyak 613 siswa yang dirinci 390 jurusan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan 223 jurusan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dan dirinci persekolah sebagai berikut: MAN Seram Masohi 217 siswa, MAS Mathla’ul Anwar Masohi 43 siswa, MAS Al Hilaal Tehoru 22 siswa, MAS Nadil Ulum Ory 38 siswa, MAS Khairu Ummah Waitila 40 siswa, MAS Nurul Huda Pasahari 45 siswa, MAN Siri Sori Islam 37 siswa, MAN Tulehu 129 siswa, MAS Al Hilaal Morela 68 siswa, MAS Shuffa Hizbullah Oly 22 siswa, MAN Banda 27 siswa, MAS Gale-Gale 15 siswa.
Sementara Kepala MAN Seram, Hadi La Ode, SPdI yang dimintai komentarnya mengharapkan kepada para siswa untuk lebih cermat dan teliti dalam menyelesaikan soa-soal, jangan terburu-buru sehingga terjadi kesalahan yang fatal dalam hal menjawab dengan cara mengoles. Soal hasil yang akan dicapai nantinya, dia sangat optimis kalau para siswanya sudah sangat siap untuk mengikuti ujian dan semoga mencapai hasil yang gemilang. (HS)

















